Mulusnya Karir Bowo Tik-tok di Dunia Entertainment, dari Dihujat Sampai Didiukung buat Akting

By Irsyad Muhammad - 10/31/2018 11:56:00 AM


Bowo dulu | Bowo sekarang
Bowo Alpenliebe (betul tulisannya?) sudah terlanjur dikenal banyak orang. Kenyataan bahwa ia sempat viral lewat komentar nyinyir dari yang maha benar netijen Indonesia karena aplikasi tik-tok, menjadi tak berarti ketika tiba-tiba dirinya diundang talkshow televisi sana sini, satu frame dengan youtuber terkenal, lalu buat channel Youtube sendiri, beli mobil sendiri, hingga sekarang... main serial FTV. Bayangkan, kalau ini pertandingan sepakbola, sudah berapa gol Bowo lesakkan untuk membalik keadaan?

Untuk urusan mem-bully, netijen Indonesia memang jagonya. Sesuatu yang viral di sosial media hampir semuanya dimulai dari komentar-komentar yang keluar lewat jari netijen tanah air, entah komentar positif atau negatif (mem-bully tadi, misalnya). Bowo menjadi salah satu dari produk viral tersebut.

Ia masih 13 tahun dan namanya kadung dibicarakan banyak orang. Siapa yang membicarakan? Ya, jelas, netijen. Siapa yang dijadikan topik pembicaraan oleh netijen? Jelas Bowo (dalam kasus ini). Ketika Bowo dijadikan topik pembicaraan banyak orang, secara tidak langsung Bowo telah menjadi publik figur dari produk viral yang dihasilkan komentar netijen tersebut.

Saya akui, saya sendiri juga menjadi bagian dari netijen yang ikut termakan viral-nya Bowo tik-tok atau Bowo Alpenliebhe (benar begitu tulisannya?) ini. Saya akui pula, tulang saya ikut ngilu sampai ke sumsum melihat video tik-tok Bowo, ataupun ikut terkekeh ketika video meet and greet Bowo itu menjadi bahan lawakan netijen.

Namun, karena komentar netijen itu Bowo udah ngerasain empuknya jok alphard Arief Muhammad, diajak collab juga dengan Ria Ricis, diundang acara talkshow di tv swasta, hingga main FTV, tak terasa wajah Bowo lama kelamaan terus ditonton banyak orang. Percaya atau tidak, netijen masih sibuk berkomentar, diam-diam Bowo sedang meniti karirnya sendiri di dunia entertainment Indonesia. Maapkeun saya, Bowo.  

Saya memang sempat melihat akting Bowo waktu main di FTV walaupun masih berupa video promonya saja. Tapi saya akui, bocah ini punya bakat akting—setidaknya untuk saya yang awam soal akting-aktingan begini. Apa yang saya katakan menjadi tidak berlebihan jika dilihat dari komentar-komentar dari video promo FTV tersebut.

Kira-kira begini dah waktu nih bocah main FTV..
Netijen berbalik arah. Yang sebelumnya menghujat Bowo, berbalik mendukung langkah Bowo untuk mengasah bakatnya di dunia akting. Katanya sih, lebih baik dari pada main tik-tok yang tidak ada faedahnya itu. Tapi-tapi, harus diakui kalau tidak ada tik-tok, tidak ada Bowo yang sekarang, bukan?
Bisa jadi, aplikasi tik-tok sendiri akan makin digandrungi bocah-bocah lainnya di luar sana jika melihat kiprah Bowo ini, walaupun Bowo harus merasakan pahitnya dibully lebih dulu akibat aplikasi tersebut.

Bagi saya sendiri, kalaupun di luar sana banyak anak-anak yang pingin eksis atau pingin punya nama di dunia entertainment, lebih baik cari media lain selain tik-tok. Bukan, bukan tik-tok tidak baik, bisa bisa saya yang akan dituntut dari pihak aplikasi ini. Tetapi, haruskah mengulangi kejadian yang dialami Bowo untuk menjadi terkenal dari aplikasi ini?

Aplikasi tersebut tidaklah salah, penggunanya yang tidak memanfaatkannya dengan baik sehingga kejadian seperti Bowo ini sempat terjadi. Apa memang faedahnya video-video tik-tok yang kebanyakan kita lihat dari anak-anak Indonesia ini? Toh, banyak kok tik-tok user di luar negeri sana yang juga viral karena kreatifitasannya. Karena kreatifnya, loh ya, bukan viral karena sesuatu yang dicap tidak baik dan tidak ada manfaatnya. Untuk itu, saya salah satu yang mendukung langkah Menkominfo untuk memblokir tik-tok—walaupun sekarang blokirnya sudah dicabut.

Satu hal positif yang terselip dari kejadian ini: anak-anak Indonesia kreatif dan punya bakat, kok. Asalkan memang dimulai dari hal yang baik untuk menunjukkan bakat tersebut. Kasus Bowo bisa dijadikan contoh, ia dikenal akibat hujatan netijen, namun karena anak ini memang punya bakat di entertainment, wajahnya jadi terus muncul di layar kita. Sudah rezekinya, kata orang tua dulu.

Beberapa polesan lagi, mungkin besok lusa ia sudah punya di program tv sendiri dan satu program pula dengan Raffi Ahmad. Lha.. kenapa harus Raffi Ahmad? 


Kan bener sama Raffi Ahmad.. 




Sumber gambar:

https://neetizen.com/artist/5-meme-lucu-bowo-alpenliebe-lord-of-tiktok-nyesel-kalo-gak-liat/

https://media.iyaa.com/post/2018/10/26283/bowo-tik-tok-main-ftv-mnctv-aktingnya-tuai-pujian/

https://www.liputan6.com/showbiz/read/3580966/bertemu-bowo-alpenliebe-raffi-ahmad-cute-dan-keren

  • Share:

You Might Also Like

5 Comments

  1. Ngakak banget gambar pertama kak hahaha.

    Dia tuh awalnya dihujat banget gara2 pake filter supaya mukanya keliatan putih, terus haters edit mukanya supya jadi item. Padahal aslinya ganteng kok pas nntn di yutup. Bener bener ya netizen suka jahat:')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wadaw sepertinya tau banyak soal asal muasal Bowo ya x)

      Hapus
    2. kids zaman now pasti tahu hahaha

      Hapus
  2. Wah saya baru tau soal bowo, hihi, kudet. Makasiy infonya yaa, lumayan buat update wawasan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba padahal waktu itu sempet ramai banget soal dia..

      Hapus

Sila tinggalkan komentarnya.