irsyadmuhammad

www.irsyadmuhammad.com
Sumber: bolasport(dot)com

Sebagai pecinta sepak bola nasional, rasanya saya rindu juga dengan pergelaran liga sepak bola kasta tertinggi di Indonesia yaitu Shopee Liga 1. Untuk musim 2020 ini sebenarnya sudah mulai bergulir sejak akhir Feburari 2020 lalu, namun akibat pandemi Covid-19 yang menimpa seluruh dunia termasuk Indonesia, pertandingan Shopee Liga 1 pun langsung ditunda dan pada dasarnya baru menjalankan pertandingan-pertandingan awal saja.

PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang saya tahu sempat merencanakan untuk kembali melanjutkan Shopee Liga 1 tahun 2020 ini pada bulan Oktober. Seperti yang kita tahu, sekarang sudah memasuki bulan Oktober dan ternyata kepolisian tidak memberikan izin untuk menggelar pertandingan.

 

Sebenarnya alasan kepolisian yang tidak memberikan izin pertandingan adalah untuk mencegah terbentuknya klaster baru penyebaran Covid-19. Tentu kita semua tidak ingin kelanjutan Shopee Liga 1 justru memakan korban Covid-19. 

 

Meski PSSI dan PT Liga Indonesia Baru sudah menyiapkan agenda protokol kesehatan yang ketat dan akan menyelenggarkaan semua pertandingan tanpa penonton, tapi tetap saja dirasa riskan. Betapa tidak, dalam setiap pertandingan mau tak mau akan tetap melibatkan melibatkan banyak orang walaupun tanpa penonton. Jadi, ya, memang serba salah juga.

 

Satu sisi, sih, saya rasa kita belum bisa mencontoh liga-liga sepak bola di Eropa sana yang telah menyelenggarakan kembali pertandingan sepak bola mereka. Di Eropa, proses penyebaran Covid-19 sudah relatif terkendali dan angkanya makin mengecil, masyarakat mereka sejak awal juga sudah melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. Wajar mereka berani menyelenggarakan pertandingan dan tentu saja mayoritas masih tanpa penonton.

 

Rindu Atmosfer Khas Shopee Liga 1

Lalu mengapa saya rindu pertandingan sepak bola di Indonesia? Jujur atmosfer pertandingan di Indonesia itu berbeda dengan di Eropa. Meski di Eropa kualitas pemain dan infrastruktur seperti stadion di sana sudah sangat baik, tapi euforia suporter sepak bola di Indonesia tetap tak ada duanya. 

 

Suporter di Indonesia itu terkenal militan dan tak pernah lelah memberikan yel-yel kepada tim kesayangannya yang sedang bertanding. Misalnya saja seperti ketika saya menonton pertandingan Shopee Liga 1 dari layar kaca, saya yang tak hadir di stadion saja bisa ikut merasakan keseruannya, apalagi yang hadir di stadion.

 

Di luar itu saya tahu, beberapa klub sepak bola di Shopee Liga 1 sudah bermain di stadion-stadion yang berstandar internasional. Katakanlah Persija Jakarta yang bermain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) atau Bali United yang bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, keduanya merupakan salah dua stadion yang punya fasilitas paling baik menurut saya.

 

Stadion Gelora Bung Karno (GBK) merupakan salah satu stadion terbesar dan punya fasilitas termewah di Indonesia. Stadion ini juga punya kualitas rumput layaknya stadion klub di Eropa. Sedangkan Stadion Kapten I Wayan Dipta memang tak sebesar Stadion Gelora Bung Karno, namun fasilitas stadion mereka sudah sangat modern. Tentu dengan euforia suporter yang militan dan stadion yang berkualitas, Shopee Liga 1 akan menghadirkan tontonan pertandingan sepak bola yang seru dan enak dilihat. 

 

Semoga saja pandemi Covid-19 ini lekas berakhir di seluruh dunia termasuk Indonesia. Aktifitas pun semoga akan segera normal dan saya maupun seluruh pecinta sepak bola nasional bisa kembali menyaksikan pergelaran sepak bola Shopee Liga 1 yang seru. Tentu saya tidak sabar untuk menonton lagi pertandingan streaming PS Barito Putera, Persipura Jayapura, Persib Bandung dan lainnya di layar kaca.  



Post a Comment

Sila tinggalkan komentarnya.

Lebih baru Lebih lama