irsyadmuhammad

www.irsyadmuhammad.com




Shifting kerja adalah salah satu sistem kerja yang sering ditemui di banyak perusahaan. Pemberlakukan shift kerja dimaksudkan untuk mengoptimalkan produksi dan kinerja perusahaan. Perusahaan yang memberlakukan shift kerja harus memperhatikan UU Ketenagakerjaan, kondisi karyawan, dan penjadwalan kerja itu sendiri. Banyak penjadwalan kerja shift mengalami gangguan dan hambatan, khususnya jika jumlah karyawan dalam perusahaan sangatlah banyak. Time management system mampu membantu penjadwalan kerja lebih efektif dan efisien.

 

Mengenal Sistem Shifting Kerja

Shifting kerja adalah penetapan kerja jam yang berbeda dengan jam kerja normal. Dari sehari dalam 24 jam, karyawan akan bekerja bergantian. Namun, penetapan shift kerja harus sesuai dengan jam kerja yang ditetapkan, yaitu 8 jam sehari. Tujuan utama dr perusahaan menetapkan shift kerja adalah mengoptimalkan operasional perusahaan. 


Dalam sehari, biasanya terdapat 3 shift yang masing-masing terdiri dari 8 jam kerja setiap shiftnya. 


Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Outsourcing? 


Peraturan shift kerja biasanya tergantung dengan peraturan perusahaan. Ada berbagai pertimbangan yang harus diperhitungkan perusahaan yaitu kesehatan dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan karyawan. Contohnya, shift kerja dalam malam hari memiliki berbagai risiko seperti faktor keamanan dan kesehatan. 


Perusahaan biasanya akan memberikan fasilitas untuk menunjang implementasi shift kerja seperti pemberian antar jemput gratis. Jenis-jenis perusahaan yang menerapkan sistem kerja shift adalah perusahaan manufaktur, rumah sakit, restoran 24 jam, dan lain-lain. 


Time Management System untuk Mendukung Shifting Kerja


Penyusunan jam kerja ini terkadang terkendala berbagai masalah teknis seperti jadwal yang ganda dan bertabrakan dengan karyawan lain. Berbagai hambatan ini terjadi karena cara konvensional yang tidak memfasilitasi penyusunan jadwal secara online dan transparan. Bila hal ini terjadi, kinerja karyawan akan terganggu. Pada akhirnya perusahaan harus beradaptasi dengan berbagai perubahan dalam teknologi khususnya dalam pengelolaan kinerja karyawan. 


Time management system dari LinovHR adalah solusi tepat untuk mengelola jadwal shifting kerja. HRD dapat dengan mudah mengatur jadwal dimana saja dan kapan saja selama masih terkoneksi dengan internet. Ketika ada perubahan jadwal, maka semua data secara real time akan terlihat perubahannya. Hal ini sangat berguna untuk transparansi kerja dan pertanggungjawaban penyusunan shift kerja.


LinovHR telah berpengalaman dalam membantu banyak perusahaan dalam mengelola karyawan melalui berbagai fitur. Salah satu fitur yang unggul dari time management system adalah leave request, dimana HRD dapat menerima pengajuan cuti karyawan. 


Ketika karyawan mengajukan cuti, maka jadwal kerja shiftnya akan otomatis berubah. Integrasi semacam ini tidak akan ditemukan dalam pengelolaan jadwal kerja konvensional. Masih banyak fitur lain dari LinovHR yang dapat dinikmati oleh perusahaan dalam penjadwalan shifting kerja. 


Mau tahu lengkapnya? Hubungi LinovHR sekarang juga!

Post a Comment

Sila tinggalkan komentarnya.

Lebih baru Lebih lama